Posted in BNN, BNN RI, kecanduan, motivasi, motivator, mtivator, narasumber narkoba, Narkoba, nasumbernarkoba, Uncategorized

BNN RI: Komunikasi Efektif Penyuluh Narkoba

DWITAGAMA BNN RI 11

DWITAGAMA BNN RI 10

DWITAGAMA BNN RI 8

DWITAGAMA BNN RI 6

DWITAGAMA BNN RI 5

DWITAGAMA BNN RI 4

DWITAGAMA BNN RI 3

DWITAGAMA BNN RI 2

DWITAGAMA BNN RI 1

Kemampuan berbicara di muka umum, memilih strategi yang tepat menyampaikan suatu pesan kepada publik bisa menjadi jalan untuk menghebatkan diri dan menghebatkan orang-orang di sekitar, termasuk mendorong orang lain untuk tak menyalahgunakan narkoba.

Demikian inti sessi saya pada kegiatan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba kepada Kelompok Masyarakat di Provinsi Jawa Barat, kegiatan berlangsung di Hotel Salak Heritage Bogor, 10 April 2018. Suasananya seru banget, diawali dengan working group, presentasi kelompok, setelah saya sharing mereka berebut bertanya hingga membuat waktu berjalan sangat cepat, semoga bermanfaat.

Terima kasih kepada Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen (Pol) Heru Winarko yang berkenan bersinergi, apak Sudirman, Ibu Sylvy dan semua staf BNN RI yang support sessi saya.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya ada lebih dari 1.230 bisa dinikmati di channel youtube sayaperlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share.

#05 @2018.

Advertisements
Posted in ceramah anti narkoba, kecanduan, Leadership, motivasi, motivator, motivator pendidikan, NARA SUMBER PENDIDIKAN, narasumber narkoba, Narkoba

SMK YADIKA 13 Tambun Bekasi: Menumbuhkan Karakter Juara & tak menyalahgunakan Narkoba

21368705_10154609163021582_253598313236961956_o21457449_10154609153501582_6784794903980302164_o21457572_10154609152561582_552696147119805584_o21586614_10154609150171582_3100259766562469365_o21457432_10154609152026582_3896496816117090016_o21457320_10154609151066582_4575590188295568685_o21543941_10154609149246582_5100438815359700194_o21368891_10154609144706582_5158491463657352795_o21551761_10154609140971582_7383689321791481958_o21457459_10154609138696582_127923871524621653_o21543853_10154609138136582_5039084216974259947_o21414941_10154609138141582_4805869306858599726_o21368662_10154609137696582_8603591811089531701_o21368761_10154609136651582_2423441489730494102_o21544036_10154609135651582_6457365055068043730_o21427358_10154609133341582_1736613710956374199_o21414576_10154609131791582_8173599883958562368_o21544075_10154609130511582_2213968263065637325_o21458026_10154609128641582_8713190325764636196_o

Foto-foto di atas mengingatkan saya betapa asiknya menikmati anak-anak hebat yang serius menyimak sesi saya dan mengjukan berbaga pertanyaan yang bermutu pada kegiatan LDKS SMKN Yadika 13 Tambun Bekasi yang berlangsung di aula sekolah mereka Jumat 8 September 2017, semoga bermanfaat.

Terima kasih kepada Kepala SMK Yadika 13 Tambun yang berkenan bersinergi dan Miss Juli serta Panitia yag hebat serius mensupport sessi saya.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada lebih dari 1.100 bisa dinikmati disiniperlu download slide-slide Saya silahkan klik disini.

#24 @2017.

Posted in kecanduan, motivasi, motivator

Motivasi Berhenti Merokok – Kesos FISIP UI

DI KANTOR RW 011 KELURAHAN CAWANG
DI KANTOR RW 011 KELURAHAN CAWANG

CYUS
CYUS

Saya menemani Mahasiswa Kesos FISIP UI yang sedang melakukan kegiatan pendampingan masyarakat, khususnya untuk Remaja di RW 011 Kelurahan Cawang Jakarta Timur untuk mendorong kehidupan yang sehat, lebih baik tanpa Rokok.

Kegiatan berlangsung di Kantor RW 011 Kelurahan Cawang Jakarta Timur 16 Mei 2014, semoga bermnafaat.

Ribuan foto-foto training saya bisa disimak disana, ratusan video saya bisa dinikmati disini.

#28 @2014

Posted in drugs, Info, kecanduan

13 nyawa direnggut MIRAS

Jumlah korban tewas akibat menenggak minuman keras (miras) yang diduga berancun di Kabupaten Indramayu, bertambah menjadi 13 orang setelah empat korban berikutnya meninggal dalam rentang waktu Rabu (10/9) malam hingga Kamis (11/9) dini hari.

Empat korban yang tewas terakhir yaitu Kodim (25) warga RT 11/05 Desa Kedokangabus, Kecamatan Gabuswetan, Wastim (50) warga RT 05/07 Desa Jatimunggul, Kecamatan Terisi, dan Tadi (28) warga Desa Wirapanjunan, Kecamatan Kandanghaur, ketiganya tewas di Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu (RSBI).

Satu korban tewas lainnya adalah Sapuah (40), warga Desa/Kecamatan Gabuswetan yang tengah menjalani perawatan di Puskesmas Kandanghaur. Tak hanya korban tewas yang bertambah, korban yang mengalami kondisi kritis dan sekarang dirawat di rumah sakit dan puskesmas juga terus bertambah.

Tercatat ada satu orang korban kembali dilarikan ke RSBI yakni Ramadani (20) warga Desa Krimun, Kecamatan Losarang, serta tiga korban yang dibawa ke Puskesmas Kandanghaur, yaitu Zeni (16), Supriyanto (23), dan Raswan (25), ketiganya warga Desa Wirapanjunan, Kecamatan Kandanghaur.

Sementara tiga korban sebelummya yaitu Supari (23) warga Desa Parean Girang, Kecamatan Kandanghaur, serta Kasdirah (27) warga Desa Parean, Kecamatan Kandanghaur, hari ini akan dirujuk ke sejumlah rumah sakit yang ada di Kabupaten Indramayu karena keadaannya makin kritis.

Dengan adanya penambahan korban yang kritis tersebut, jumlah total warga yang mengalami kondisi kritis akibat pesta miras menjadi 18 orang yang masih dirawat di beberapa rumah sakit di Indramayu.

Sebelumnya, tercatat ada 12 orang yang mengalami kondisi kritis, belum termasuk lima orang lainnya yang dilaporkan mengalami kondisi serupa dan dirawat di rumah masing-masing. Diduga masih banyak warga yang dirawat di rumah, namun sengaja ditutupi pihak keluarganya dengan alasan membuat aib keluarga.

Salah seorang petugas Puskesmas Kandanghaur, Ato Irianto, menjelaskan, saat dibawa ke puskesmas, para korban mengalami muntah-muntah dan pandangan mata yang berkunang-kunang sehingga mereka yang parah akan segera dirujuk ke rumah sakit yang peralatannya lebih lengkap.

“Korban Sapuah meninggal karena sebelumnya menolak untuk dirujuk ke rumah sakit,” katanya.
Diduga miras merk vodka yang dikonsumsi itu mengandung kadar alkohol terlalu tinggi atau mempunyai kadar racun tertentu sehingga sangat mematikan ketika.

Sebelumnya, dugaan penyebab mengarah pada penggunaan lotion anti nyamuk untuk mencampur miras, tetapi ketika sebaran korban cukup beragam akhirnya dugaan mengarah pada merk miras vodka yang dikonsumsi para korban. Masih belum jelas miras merk vodka produksi perusahaan mana yang dianggap berbahaya itu karena ada dugaan juga miras vodka yang diminum para korban tersebut juga palsu alias racikan dari sebuah industri rumahan.

Polres Indramayu masih menunggu hasil laboratorium forensik Mabes Polri dari isi perut para korban yang rata-rata mengalami gejala sama yaitu pusing, muntah-muntah dan hilang kesadaran. ant/is

Sumber: Republika