Posted in e-learning, Education, motivasi, motivator, motivator pendidikan, pembelajaran, pendidikan, pendidikan karakter

PMI Dea Malela Sumbawa NTB: Bijak Memanfaatkan Media Sosial untuk Santri

DWITAGAMA PMI DEA MALELA 20DWITAGAMA PMI DEA MALELA 19DWITAGAMA PMI DEA MALELA 18DWITAGAMA PMI DEA MALELA 17DWITAGAMA PMI DEA MALELA 16DWITAGAMA PMI DEA MALELA 15
DWITAGAMA PMI DEA MALELA 14ADWITAGAMA PMI DEA MALELA 14DWITAGAMA PMI DEA MALELA 13DWITAGAMA PMI DEA MALELA 12DWITAGAMA PMI DEA MALELA 11

Saya mendapatkan kehormatan untuk memandu workshop dan diskusi Bagaimana berlaku Bijak dalam menggunakan media sosial untuk para santri PMI Dea Malela, 9 Juli 2019.

Pondok Modern Internasional (PMI) Dea Malela adalah sebuah pondok pesantren modern yang dirancang untuk menyiapkan santrinya menjadi warga internasional sejak awal, para santri suddah berinteraksi dengan warga dunia seperti Rusia, Thailand, Timor Leste, dsb. Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela letaknya sekitar 10 kilometer arah selatan dari kota Sumbawa Besar.

Kampus di lahan yang tersedia seluas 60 hektar sudah mulai dibangun oleh Yayasan DEA MAS di Desa Batu Alang Kecamatan Moyo Hulu tersebut berada di tengah — tengah persawahan di dekat Gunung Utuk (Olat Utuk) dalam Bahasa Sumbawa.

Pondok pesantren yang digagas oleh Prof. Dr. Dien Syamsudin tersebut berada di kaki gunung saat ini telah berdiri Masjid Saidah, bangunan Rumah Kiyai Bait Kalla, lapangan basket dan Wisma Ustadzah serta perumahan guru putra dan putri. Sedang dalam proses pembangunan Auditorium sumbangan Presiden Joko Widodo, stadion mini sepakbola, arena bermain futsal, dan perpustakaan.

Ada niat dan geliat membangun peradaban dunia yang digagas oleh Prof. DR. Din Syamsuddin selaku ketua Pembina Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dea Malela. Menurutnya, ponpes ini dirancang sebagai pusat pendidikan islam yang bertaraf internasional.

Nama Dea Malela diambil dari nama seorang tokoh penyebar Islam asal Goa – Makassar yang menyebarkan Islam di Sumbawa, Batavia dan Simon’s Town, Afrika Selatan. Bersama ayahnya Abdulkadir Jailani,Dea Malela dalam usia 18 tahun (1746) berlayar ke Sumbawa.

Pembacaan selintas sumber-sumber Afrika Selatan tentang Dea Malela dan ayahnya Dea Koasa mengungkapkan, keduanya adalah bagian penting dari sejumlah ulama dan pejuang Islam yang diasingkan kolonial Belanda ke wilayah Cape Town Sejak dijajah Belanda (1652). – Prof Dr Azyumardi Azra MA, –

Perjalanan Jakarta – Lombok selama dua jam, dilanjutkan dengan setengah jam perjalanan pesawat Lombok – Sumbawa serta satu setengah jam melalui darat melewati area hutan yang masih banyak dihuni monyet-monyet ramah menyapa pengendara yang lewat jalan berbelok.

Tiba di pondok pesantren serasa berada di rumah yang semua penghuninya semangat belajar dan beribadah, setiap masuk waktu sholat semua santri telah berada di masjid, ada santri yang bertugas adzan, membaca shalawat, iqomah, menyampaikan informasi berbagai kegiatan di pondok dilakukan oleh santri, ada praktek public speaking yang langsung dilakukan pada setiap waktu sholat berjamaah.

Pengelola dan pendidiknya terdiri dari alumni Pondok Modern Gontor, perguruan tinggi dalam negeri dan perguruan tinggi luar negeri berupaya mewujudkan misi modern dan internasional dengan memberi penguatan pembelajaran Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan bahsa lainnya serta menggunakan metodologi dan teknologi informasi dalam pembelajaran.

Nikmati dokumentasi training saya:
Foto-foto di Fanpage Facebook,
Foto-foto dan video saya di instagram,
video saya lebih dari 1.500 jumlahnya di channel youtube,
Slide-slide saya di slideshare.

#11 @2019.

Advertisements
Posted in e-learning, Education, Metode, motivasi, motivator, motivator pendidikan

PMI Dea Malela Sumbawa NTB: Pengajaran Kreatif dan Inovatif

PMI Dea Malela dwitagama
DWITAGAMA PMI DEA MALELA HDWITAGAMA PMI DEA MALELA GDWITAGAMA PMI DEA MALELA FDWITAGAMA PMI DEA MALELA EDWITAGAMA PMI DEA MALELA DDWITAGAMA PMI DEA MALELA CDWITAGAMA PMI DEA MALELA BDWITAGAMA PMI DEA MALELA A

Pondok pesantren yang digagas oleh Prof. Dr. Dien Syamsudin berada di kaki gunung Utuk Sumbawa Nusa Tenggara Barat, saat ini telah berdiri Masjid Saidah, bangunan Rumah Kiyai Bait Kalla, lapangan basket dan Wisma Ustadzah serta perumahan guru putra dan putri. Sedang dalam proses pembangunan Auditorium sumbangan Presiden Joko Widodo, stadion mini sepakbola, arena bermain futsal, dan perpustakaan.

Pondok Modern Internasional (PMI) Dea Malela adalah sebuah pondok pesantren modern yang dirancang untuk menyiapkan santrinya menjadi warga internasional sejak awal, para santri suddah berinteraksi dengan warga dunia seperti Rusia, Thailand, Timor Leste, dsb. Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela letaknya sekitar 10 kilometer arah selatan dari kota Sumbawa Besar.

Kampus di lahan yang tersedia seluas 60 hektar sudah mulai dibangun oleh Yayasan DEA MAS di Desa Batu Alang Kecamatan Moyo Hulu tersebut berada di tengah — tengah persawahan di dekat Gunung Utuk (Olat Utuk) dalam Bahasa Sumbawa.

Ada niat dan geliat membangun peradaban dunia yang digagas oleh Prof. DR. Din Syamsuddin selaku ketua Pembina Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dea Malela. Menurutnya, ponpes ini dirancang sebagai pusat pendidikan islam yang bertaraf internasional.

Nama Dea Malela diambil dari nama seorang tokoh penyebar Islam asal Goa – Makassar yang menyebarkan Islam di Sumbawa, Batavia dan Simon’s Town, Afrika Selatan. Bersama ayahnya Abdulkadir Jailani,Dea Malela dalam usia 18 tahun (1746) berlayar ke Sumbawa.

Pembacaan selintas sumber-sumber Afrika Selatan tentang Dea Malela dan ayahnya Dea Koasa mengungkapkan, keduanya adalah bagian penting dari sejumlah ulama dan pejuang Islam yang diasingkan kolonial Belanda ke wilayah Cape Town Sejak dijajah Belanda (1652). – Prof Dr Azyumardi Azra MA, –

Perjalanan Jakarta – Lombok selama dua jam, dilanjutkan dengan setengah jam perjalanan pesawat Lombok – Sumbawa serta satu setengah jam melalui darat melewati area hutan yang masih banyak dihuni monyet-monyet ramah menyapa pengendara yang lewat jalan berbelok.

Tiba di pondok pesantren serasa berada di rumah yang semua penghuninya semangat belajar dan beribadah, setiap masuk waktu sholat semua santri telah berada di masjid, ada santri yang bertugas adzan, membaca shalawat, iqomah, menyampaikan informasi berbagai kegiatan di pondok dilakukan oleh santri, ada praktek public speaking yang langsung dilakukan pada setiap waktu sholat berjamaah.

Pengelola dan pendidiknya terdiri dari alumni Pondok Modern Gontor, perguruan tinggi dalam negeri dan perguruan tinggi luar negeri berupaya mewujudkan misi modern dan internasional dengan memberi penguatan pembelajaran Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan bahsa lainnya serta menggunakan metodologi dan teknologi informasi dalam pembelajaran.

Saya mendapatkan kehormatan untuk memandu workshop dan diskusi bagaimana menerapkan sosial media untuk pembelajaran dengan pendidik PMI Dea Malela dan Bagaimana berlaku Bijak dalam menggunakan media sosial untuk para santri PMI Dea Malela, 8 Juli 2019.

DWITAGAMA PMI DEA MALELA I

Nikmati dokumentasi training saya:
Foto-foto di Fanpage Facebook,
Foto-foto dan video saya di instagram,
video saya lebih dari 1.500 jumlahnya di channel youtube,
Slide-slide saya di slide share.

#10 @2019.

Posted in e-learning, guru

Konferensi Nasional Guru Blogger PB PGRI

Tema kegiatan ini adalah : Peran Guru Blogger PGRI dalam Mengembangkan Ekosistem Sekolah Berbasis TIK. Diharapkan semua blogger guru yang tergabung di PGRI dapat melaksanakan dan mengembangkan kegiatan lingkungan sekolah dan budaya sekolah berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Guru mampu mengembangkan literasi digital dan TIK di sekolah serta mengkampanyekan gerakan literasi sekolah (GLS).

Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 24 Desember 2018 dari jam 08.00 sampai 16.00 wib. Lalu sisa kegiatannya direncanakan online melalui group WA dan facebook di internet. Serta saling bertukar alamat blog atau melakukan blog walking. Terjadi silahturahim antar blogger guru di Indonesia. Blog yang bergabung di komunitas guru blogger pgri tak akan sepi dari pengunjung. Tempat kegiatan di gedung Guru Indonesia, Jl. Tanah Abang III no. 24 Gambir Jakarta Pusat.

Dari pesan yang telah disampaikan oleh ketua umum pb pgri Unifah Rosyidi, ketika sebuah ekosistem sekolah yang semakin maju karena teknologi dan kita sebagai pendidik adalah agen penghantar teknologi yang tidak tergantikan, maka kita harus siap dan bisa menjadi sosok guru yang berani untuk berubah menjadi guru yang inspiratif, inovatif, dan kreatif, salah satunya dengan cara membuat serta menjadikan blog sebagai arsip berjalan bagi diri pribadi yang dapat digunakan sebagai sumber informasi belajar anak didik.

Dengan adanya sebuah blog yang dimiliki oleh masing-masing guru, maka peningkatan mutu guru dapat:

  1. Membangun pola pikir untuk selalu belajar dalam mengembangkan kompetensi.
  2. Mengintegrasikan blog pribadi sebagai sarana informasi.
  3. Mampu berdaya saing dalam era globalisasi.
  4. Sebagai sumber sarana informasi peserta didik dalam belajar.
  5. Mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah.

Target peserta konferensi nasional guru blogger PGRI adalah membuat buku keroyokan dari guru Blogger PGRI dan diterbitkan ber-ISBN. Buku ini diharapkan dapat menginspirasi kawan-kawan guru lainnya agar senang menulis di blog dan mengelola blog pribadinya dengan baik sehingga dapat menghasilkan pemasukan tambahan dari apa yang sudah dikelolanya.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, delapan ribu lebih foto saya lainnya di instagram, video saya hampir 1.500 jumlahnya bisa dinikmati di channel youtube saya,perlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share.

#28 @2018.

Posted in dwitagama, e-learning, Education, motivator, motivator pendidikan, NARA SUMBER PENDIDIKAN

PB PGRI – PUSTEKOM KEMENDIKBUD RI: Pengembangan Ekosistem TIK di Sekolah

PB PGRI DWITAGAMAPB PGRI DWITAGAMA 6PB PGRI DWITAGAMA 5PB PGRI DWITAGAMA 4PB PGRI DWITAGAMA 3
PB PGRI DWITAGAMA 1

PB PGRI DWITAGAMA 7

PB PGRI DWITAGAMA 2

IG TIK – IKATAN GURU TIK PB PGRI bekerja sama dengan PUSTEKOM KEMENDIKBUD RI mengundang saya untuk mendiskusikan strategi pengembangan ekosistem TIK di Sekolah dengan guru-gur anggota PGRI DKI Jakarta yang berlangsung di Gedung Guru PB PGRI di Jl. Tanah Abang III Jakarta Pusat 20 Oktober 2018, silahkan nikmati slide saya pada kegiatan tersebut.

Uraian materi dalam bentuk essay dapat disimak disini.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, delapan ribu lebih foto saya lainnya di instagram, video saya ada lebih dari 1.440 bisa dinikmati di channel youtube saya, perlu download slide-slide Saya silahkan klik di slide share.

#23 @2018.

Posted in e-learning, Education, motivasi, motivator, motivator pendidikan

DINAS P & K BANTEN: Motivasi Kreatif dan Produktif

DWITAGAMA DINAS P& K BANTEN 8DWITAGAMA DINAS P& K BANTEN 6DWITAGAMA DINAS P& K BANTEN 5DWITAGAMA DINAS P& K BANTEN 4DWITAGAMA DINAS P& K BANTEN 7DWITAGAMA DINAS P& K BANTEN 3DWITAGAMA DINAS P& K BANTEN 2DWITAGAMA DINAS P& K BANTEN 1

Menjalani profesi sebagai guru tak perlu terlalu serius bekerja sehingga waktu dan energi habis hanya untuk bekerja, kerjakan saja dengan baik semua tugas sesuai permintaan Kepala Sekolah atau Dinas Pendidikan, sisihkan waktu dan tenaga untuk mengerjakan hobby atau minat anda secara serius, berkumpul dengan orang-orang atau komunitas yang memiliki minat yang sama, berkarya secara produktif dan mengabarkan kegiatan serta hasil karya melalui sosial media bakal lebih melengkapi dan meningkatkan mutu hidup guru jadi lebih bermanfaat buat sesama manusia dan dikenang hingga waktu yang lama.

Demikian salah satu inti sessi motivasi kreatif & produktif guru Dinas P & K Prov Banten di Narita Hotel Cipondoh Tangerang 30 Juli 2017, bersama Bapak Namin AB Ibnu Solihin dan Bapak Bhayu Sulistiawan.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada lebih dari 1.100 bisa dinikmati disiniperlu download slide-slide Saya silahkan klik disini.

#21 @2017.

Posted in e-learning, Education, guru, MGMPMatematika, motivasi, motivator, motivator pendidikan, Uncategorized

MGMP Matematika SMA DKI Jakarta: Inspiring Teacher in Global Era

dwitagama-mgmp-matematika-sma-dki-5
Bersama Bapak Slamet Wibowo, M.Pd Ketua MGMP DKI Jakarta

dwitagama-mgmp-matematika-sma-dki-4dwitagama-mgmp-matematika-sma-dki-3dwitagama-mgmp-matematika-sma-dki-2dwitagama-mgmp-matematika-sma-dki-1

Bertempat di Aula SMA Negeri 3 Jakarta 9 Nopember 2016, Saya berjumpa dengan Guru-guru Matemtika SMA se DKI Jakarta pada kegiatan Guru Pembelajar yang diselenggarakan oleh MGMP Matematika SMA DKI Jakarta.

Inti dari diskusi kami adalah bagaimana menjadi guru yang bisa dikenang oleh murid pada era global saat ini dengan memanfaatkan teknologi informasi dan sosial media yang jejaknya bisa dinikmati hingga puluhan tahun ke depan.

Salah satunya dengan memunculkan kreatifitas pemberian tugas kepada murid dengan tidak lagi dalam bentuk cetakan atau makalah yang dijilid (yang hanya akan menghamburkan kertas dan merusak hutan, kemudian hilang tak berbekas), tugas murid di era global ini bisa dikemas dlam bentuk tulisan atau makalah yang diposting di BLOG atau E-BOOK, rangkaian cerita FOTO di INSTAGRAM, dikemas dalam bentuk VIDEO dan diunggah ke YOUTUBE.

Manfaat tugas yang dikemas denga memanfaatkan teknologi informasi sesuai dengan era masa kini dapat dinikmati oleh manusia se dunia hingga berpuluh tahun ke depan, murid SEKOLAH DASAR sudah mampu memanfaatkan sosial media di atasa seperti BLOG, INSTAGRAM, YOUTUBE, dsb. Andai guru tak mampu, dia bisa bertanya pada murid atau pada cucunya tentang cara memanfaatkan sosial media untuk pembelajaran dan segera memulai memberi tugas kepada murid secara kekinian sehingga bisa membuat murid bergairah belajar dan memanfaat gadget atau gawai mereka untuk hal-hak kebaikan.

Terima kasih kepada Bapak Slamet Wibowo, M.Pd yang berkenan bersinergi dengan saya, semoga bermanfaat.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada lebih dari seribu bisa dinikmati disini.

#55 @2016

Posted in e-learning, MGMP, motivasi, motivator, motivator pendidikan, motivator pramuka

MGMP Ekonomi SMA DKI Jakarta: jadi guru yang tak dilupakan di SMAN 30 Jakarta

Jadi Guru Profesional indikatornya dapat tunjangan sertifikasi, tetapi berapa banyak dari meeka yang dikenang murid-muridnya hingga puluhan tahun? Coba anda ingat siapa guru anda yang masih lekat, hafal namanya karena anda terkesan dengan cara mengajarnya, atau twrkesan dengan berbagai hal dari seorang guru saat di sekolah?

Jadi Guru yang lebih profesional membuat murid terinspirasi dan mengenang guru itu hingga akhir hayat, demikian salah satu inti sessi saya dengan Guru-guru Ekonomi Jakarta Pusat dan Utara pada kegiatan yang diselenggarakan oleh MGMP Ekonomi SMA DKI Jakarta yang berlangsung di SMAN 30 Jakarta, 13 Oktober 2016.

Terima kasih kepada Bapak Kasmadi, dan Kepala SMA Negeri 30 Jakarta yang berkenan bersinergi dengan saya serta  Pak Deny yang menemani sessi Saya, buat Bapak Ibu Guru peserta yang bergairah merespon sessi Saya …. makasih banget ya, semoga Bapak, Ibu bisa jadi mutiara buat negeri yang luar biasa ini, miss u all.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada ratusan bisa dinikmati disini.

#44 @2016