BNN · drug free workplace · drugs · motivasi · motivator · motivator pendidikan · mytraining · Uncategorized

BNN Sumatera Selatan: Group Dinamik & Pengarahan Program Kerja LSM

dwitagama BNN SUMSEL 9dwitagama BNN SUMSEL 8dwitagama BNN SUMSEL 7dwitagama BNN SUMSEL 6dwitagama BNN SUMSEL 5dwitagama BNN SUMSEL 4dwitagama BNN SUMSEL 3dwitagama BNN SUMSEL 2dwitagama BNN SUMSEL 1

Setiap organisasi memiliki karakter unik yang jika dioptimalkan bisa menjadi kekuatan atau keunggulan organisasi tersebut, kolaborasi atau kerjasama organisasi di masyarakat turut serta mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba akan bisa membuat negeri ini lebih sehat dan sejahtera.

Demikian salah satu inti sessi saya berjudul GROUP DINAMIK DAN PENGARAHAN PROGRAM KERJA pada kegiatan Pelatihan penggiat anti narkoba di lingkungan masyarakat yang diselenggarakan BNN Sumatera Selatan di S-One Hotel Palembang 29 Maret 2017.

Terima kasih kepada Kepala BNNP Sumsel Brigjen (Pol) Drs. Anthoni Hutabarat yang berkenan bersinergi dengan saya dan Kabid P2M Ibu Kusmaneti, SE yang konsisten berkoordinasi mempersiapkan sessi saya dan semua staf BNN Sumatera Selatan yang support sessi saya, semoga bermanfaat.

Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada lebih dari seribu bisa dinikmati disiniperlu download slide-slide Saya silahkan klik disini.

#5 @2017

drug free workplace · drugs · dwitagama · foto

Komunikasi Efektif Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, BNN RI – Wartawan Sinar Pagi Baru

20140909-142532.jpg

20140909-142716.jpg

20140909-142746.jpg

20140909-142823.jpg

Sessi Saya di BNN RI, 280814
Sessi Saya di BNN RI, 280814

Kemarin 280814 Saya berjumpa dengan wartawan-wartawan Sinar Pagi Baru membicarakan tentang Mengkomunikasikan Narkoba pada kegiatan yg diselenggarakan oleh BNN RI di Fave Hotel cililitan Jakarta Timur, semoga bermanfaat.

#58 @2014

drugs · motivasi · motivator

Dialog Interaktif tentang Narkoba dan Free Sex dg SMA & SMK, Sudin Dikmen Jakarta Utara

20120511-140435.jpg

20120511-140405.jpg

20120511-140500.jpg
Dengan pelajar SMA – SMK se Jakarta Utara di Hotel Soen Ciawi Jawa Barat, 10 Mei 2012 … Seru banget, hampir tiga jam kami tenggelam dalam berbagai topik … Terima kasih kepada Bapak H. Andre Kunarso, M.Ed Kasudin Dikmen Jakarta Utara, Bapak Dr. H. Didi Supriyadi, M.Pd, Kasi SMA Sudin Dikmen Jakarta Utara dan Bapak Imron yang berkenan bersinergi, semoga bermanfaat.

dedi dwitagama · drugs · Education · motivator · mytraining · narasumber · narasumberpendidkan · Narkoba

Seminar LSM P5AB; Pemuda & Narkoba

PADUAN SUARA SMK PGRI 15
DI AULA SERBA GUNA CENGKARENG

18 Nopember 2010, Saya sharring bagaimana mengelola sekolah agar anak negeri terhindar dari masalah penyalahgunaan narkoba, kuncinya adalah MEMBUAT SEKOLAH MENJADI TEMPAT YANG MENYENANGKAN UNTUK SEMUA.

BNN · dedi dwitagama · drugs · motivator · mytraining · narasumber · Narkoba · nasumbernarkoba

Strategi Komunikasi – Teknik Penyuluhan BNN di Bandung

intro

Pesertanya Organisasi Wanita dan LSM, termasuk Majelisns Ulama Indonesia/MUI, lebih kurang seratus peserta .. saya sharring bagimana menjadi penyuluh pencegahn penyalahgunaan narkoba yang efektif.

games pertama

Melalui paparan dan workshop, diakhiri dengan presentasi perwakilan kelompok peserta, trm kasih BNN RI dan BNP Jabar, semogabermanfaat

peserta in action
BNN · drugs · dwitagama · foto · penyuluhan yang baik · Teknik Penyuluhan · trainer narkoba

Training Narkoba; PKK RW 01 Kelurahan Jaticempaka, Bekasi


Ada teman, Ibu Nita namanya, kami jumpa sejak lama di Hotline Service Bersama, sebuah LSM yang melayani konseling melalui telepon, jumpa kami tapi tak intens .. hanya pada acara-acara tertentu.

Kemarin, Senin 2 Februari 2009 beliau mengundang Saya untuk paparan tentang Narkoba di hadapan Pengurus PKK RW 01 Kelurahan Jaticempaka, Bekasi.

Berikut ini, petikan kontak kami di fesbuk:

pak dedi.. hari senin jam 10 di tempat saya jadi ya pak?
Terima kasih
-nita HSB-

ok, tolong hubungi sy di 08128534836, utk bicarakan materi dan alamat lengkapnya

Terima kasih banyak kemarin sukses sekali, adalah suatu kehormatan bagi ibu2 di RW 1 Jaticempaka karena Pak Dedy bersedia hadir walaupun hujan. Sesudah itu banyak yang punya usulan & ide. Semoga sukses selalu, amin

Bu Nita, Sy senang sekali dengan kegairahan ibu-ibu PKK merespon paparan Sy … salam buat mereka, smg bermanfaat

tadi ibu2 pada ngumpul dan baca komentar pak Dedi, mereka senang sekali dapat ilmu dari pak Dedi, sebelumnya belum pernah mendapat penyuluhan seperti ini, biasanya penyuluhan satu arah dan bikin ngantuk, ibu2 kirim salam untuk keluarga.

Menyenangkan sekali, terima kasih … semoga bermanfaat

CURRICULUM VITAE · Dikmenti Jakarta Timur · drugs · School Based Drug Prevention · Topik · trainer · trainer narkoba

Memahamkan Narkoba lewat permainan

Memberikan pemahaman untuk tidak menyalahgunakan Narkoba dengan berbagai permainan yang menguji konsentrasi, di kegiatan Raimuna Pramuka Sudin Dikmenti Jakarta timur, Pondok Pemuda Cibodas 23 Oktober 2008. Pesertanya pelajar SMA dan SMK negeri dan swasta di Jakarta Timur
CURRICULUM VITAE · dinas bintal kesos DKI Jakarta · drugs · dwitagama · Narkoba · trainer narkoba

Paparan Narkoba dengan cara beda

Topik Narkoba, sudah sangat biasa pada setiap pelatihan … ini membuat Saya didorong kreatif dalam menyampaikan materi agar peserta merasa ada yang beda dan bermanfaat serta mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari

Memancing pertanyaan audience

Icebreaker, melempar bola

Berdialog, dengan peserta pelatihan Dinas Bintal Kesos DKI Jakarta, di Villa Putragus Cisarua 17 Oktober 2008
drugs · dwitagama · Narkoba · rokok · trainer narkoba

Introspeksi Lebaran; Narkoba, Rokok dan Sepeda Motor

Seperti biasa, Saya menerima banyak kartu lebaran … semua berbentuk kartu, Saya merasa sayang berkirim hanya beberapa kalimat yang sangat umum bertebaran … beberapa hari terakhir ini, Sekretaris Saya Mba Dwi Aryanti membantu Saya mengirim selambar tulisan seperti di bawah ini:

Selamat Hari Raya, selamat berbahagia. Mudah-mudahan Bapak/Ibu setiap tahun selalu dalam kebaikan. Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua dan memberikan restunya kepada kita semua untuk cerahkan masa depan anak bangsa.

Taqobbalallaahu minnaa wa minkum, Ja’alanaallaahu wa iyyaakum
Minal ‘aaidina wal faaiziina, Kullu ‘aamin wa antum bi khoirin

Hopefully Allah will receive good deeds all of us. Hopefully Allah give His blessing to all of us Happy Great Day, Happy Happiness. Hopefully you will always be good every year

Saatnya Peduli

”Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS Al-Baqarah [2]: 183).

Salah satu ciri orang bertakwa adalah tidak melakukan perzinaan dan tidak mengonsumsi Madat, Narkoba/Naza (narkotika, alkohol, dan zat adiktif – termasuk Rokok).

Allah berfirman, ”Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji (fahisyah) dan suatu jalan yang buruk.” (QS Al-Isra’ [17]: 32).

”Setiap zat, bahan atau minuman yang dapat memabukkan dan melemahkan akal sehat adalah khamar (alkohol), dan setiap khamar adalah haram.” (HR Abdullah bin Umar RA).

Karena kedua hal ini termasuk perbuatan keji dan mungkar.

Dengan berpuasa kedua hal tersebut dapat dicegah sebagaimana Rasulullah SAW dalam sebuah hadisnya menyatakan, ”Puasa bukanlah sekadar menahan diri dari makan dan minum. Namun, sesungguhnya puasa itu mencegah diri dari segala perbuatan yang sia-sia serta menjauhi perbuatan-perbuatan kotor dan keji (mungkar).” (HR Al Hakim).

Juga, ”Sesungguhnya peperangan terbesar (di muka bumi ini) adalah peperangan melawan hawa nafsu dirinya sendiri.” (HR Thabrani dan Baihaqi).

Puasa menunjukkan keimanan seseorang untuk melawan hawa nafsu dirinya sendiri. Perzinaan dan mengonsumsi narkoba/naza/rokok adalah salah satu bujukan nafsu. Andai kata pun sudah telanjur segeralah berobat, shalat, berdoa dan berzikir, serta puasa untuk memperoleh ampunan Allah SWT. Sabda Rasulullah SAW, ”Barang siapa yang telah menjalankan ibadah puasa dengan sempurna serta ikhlas karena Allah semata, maka Allah mengampuni dosa-dosa tahun sebelumnya.” (HR Bukhari Muslim).

Hikmah Republika Rabu, 19 September 2007

Ada masalah lain yang perlu mendapat perhatian kita, yaitu tentang penggunaan Sepeda Motor dikalangan Remaja. Mereka belum memiliki SIM, pengendalian emosi dan kewaspadaan diri belum matang, sehingga kecelakaan hanya tinggal menunggu waktu, kematian jadi hal yang biasa untuk pengendara sepeda motor dan sangat tinggi jumlahnya.

Sebagai Kepala Sekolah atau Pimpinan Institusi, pernahkan Bapak/Ibu mengamati atau melalui Satpam memeriksa pelajar atau remaja yang membawa sepeda motor, apakah mereka memiliki SIM. Hal itu akan melindungi anak bangsa dari kecelakaan dan mendidik generasi penerus mematuhi Peraturan dan Perundang-undangan

Saatnya kita peduli terhadap Narkoba, Rokok dan Sepeda Motor

BNN · bnp · drugs · lingkungan · trainer narkoba

Jaringan Pengedar Narkoba Rp 4,4 M di LP Salemba Dibongkar


Satuan Narkotika Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar jaringan pengedar narkoba yang dikendalikan dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Salemba. Dari pembongkaran tersebut diperoleh barang bukti senilai Rp 4,4 miliar.

Barang bukti yang berhasil diperoleh polisi adalah 22 ribu butir ekstasi yang dikemas dalam bentuk kapsul dan 200 gram shabu setengah jadi yang dimasukkan ke dalam bungkus Oreo. Selain itu polisi juga mengamankan tiga tersangka, yakni SRT, MMY, dan LS.

“Ini merupakan modus baru. Jadi tersangka meraciknya lalu dimasukkan ke dalam kapsul untuk mengelabuhi petugas, seolah-olah obat biasa. Nilainya ditaksir sekitar Rp 4,4 miliar,” kata Direktur Narkoba Polda Metro Kombes Arman Depari di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (24/9/2008).

Kronologi penangkapan bermula dari laporan dari masyarakat yang mengatakan akan dilakukan transaksi narkoba di depan Hotel Mustika, Jakarta Barat, Selasa (18/9/2008). Berdasarkan laporan itu polisi lantas melakukan observasi.

Dari hasil lacakan, polisi berhasil menangkap SRT di Hotel NAM Center, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada hari yang sama pukul 16.00 WIB. Dari tangan SRT ditemukan barang bukti berupa psikotropika jenis shabu sebanyak 100 gram. Dari hasil interogasi, SRT menyebutkan barang bukti tersebut akan diantarkan kepada seseorang atas suruhan MMY.

Setelah dilakukan pengembangan, polisi berhasil menangkap MMY dan LS di rumah MMY, Jl Kemenangan III, Glodok, Jakarta Barat, pada hari yang sama pukul 16.00 WIB. Dari rumah MMY ditemukan barang bukti berupa 100 gram shabu dan ekstasi dalam bentuk kapsul sebanyak 22 ribu butir di dalam kardus Aqua yang disimpan di lemari.

Setelah dilakukan interogasi terhadap MMY, diperoleh keterangan bahwa barang bukti tersebut akan diserahkan kepada seseorang atas suruhan Asiong yang tengah ditahan di LP Salemba. Polisi pun lalu menginterogasi Asiong.

Dari Asiong didapat keterangan bahwa barang tersebut berasal dari Mirke, warga Nigeria yang juga ditahan di LP Salemba. Mirke inilah yang menjadi pengendali jaringan narkoba tersebut.

“Peredaran ekstasi ini dikendalikan oleh seorang warga negara Nigeria dari Rutan Salemba bernama Mirke. Status Mirke ini sendiri adalah tahanan Salemba,” ujar Arman.(sho/nrl)

Sumber: E Mei Amelia R – detikNews
Foto: detiknews

drugs · Info · kecanduan

13 nyawa direnggut MIRAS

Jumlah korban tewas akibat menenggak minuman keras (miras) yang diduga berancun di Kabupaten Indramayu, bertambah menjadi 13 orang setelah empat korban berikutnya meninggal dalam rentang waktu Rabu (10/9) malam hingga Kamis (11/9) dini hari.

Empat korban yang tewas terakhir yaitu Kodim (25) warga RT 11/05 Desa Kedokangabus, Kecamatan Gabuswetan, Wastim (50) warga RT 05/07 Desa Jatimunggul, Kecamatan Terisi, dan Tadi (28) warga Desa Wirapanjunan, Kecamatan Kandanghaur, ketiganya tewas di Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu (RSBI).

Satu korban tewas lainnya adalah Sapuah (40), warga Desa/Kecamatan Gabuswetan yang tengah menjalani perawatan di Puskesmas Kandanghaur. Tak hanya korban tewas yang bertambah, korban yang mengalami kondisi kritis dan sekarang dirawat di rumah sakit dan puskesmas juga terus bertambah.

Tercatat ada satu orang korban kembali dilarikan ke RSBI yakni Ramadani (20) warga Desa Krimun, Kecamatan Losarang, serta tiga korban yang dibawa ke Puskesmas Kandanghaur, yaitu Zeni (16), Supriyanto (23), dan Raswan (25), ketiganya warga Desa Wirapanjunan, Kecamatan Kandanghaur.

Sementara tiga korban sebelummya yaitu Supari (23) warga Desa Parean Girang, Kecamatan Kandanghaur, serta Kasdirah (27) warga Desa Parean, Kecamatan Kandanghaur, hari ini akan dirujuk ke sejumlah rumah sakit yang ada di Kabupaten Indramayu karena keadaannya makin kritis.

Dengan adanya penambahan korban yang kritis tersebut, jumlah total warga yang mengalami kondisi kritis akibat pesta miras menjadi 18 orang yang masih dirawat di beberapa rumah sakit di Indramayu.

Sebelumnya, tercatat ada 12 orang yang mengalami kondisi kritis, belum termasuk lima orang lainnya yang dilaporkan mengalami kondisi serupa dan dirawat di rumah masing-masing. Diduga masih banyak warga yang dirawat di rumah, namun sengaja ditutupi pihak keluarganya dengan alasan membuat aib keluarga.

Salah seorang petugas Puskesmas Kandanghaur, Ato Irianto, menjelaskan, saat dibawa ke puskesmas, para korban mengalami muntah-muntah dan pandangan mata yang berkunang-kunang sehingga mereka yang parah akan segera dirujuk ke rumah sakit yang peralatannya lebih lengkap.

“Korban Sapuah meninggal karena sebelumnya menolak untuk dirujuk ke rumah sakit,” katanya.
Diduga miras merk vodka yang dikonsumsi itu mengandung kadar alkohol terlalu tinggi atau mempunyai kadar racun tertentu sehingga sangat mematikan ketika.

Sebelumnya, dugaan penyebab mengarah pada penggunaan lotion anti nyamuk untuk mencampur miras, tetapi ketika sebaran korban cukup beragam akhirnya dugaan mengarah pada merk miras vodka yang dikonsumsi para korban. Masih belum jelas miras merk vodka produksi perusahaan mana yang dianggap berbahaya itu karena ada dugaan juga miras vodka yang diminum para korban tersebut juga palsu alias racikan dari sebuah industri rumahan.

Polres Indramayu masih menunggu hasil laboratorium forensik Mabes Polri dari isi perut para korban yang rata-rata mengalami gejala sama yaitu pusing, muntah-muntah dan hilang kesadaran. ant/is

Sumber: Republika