“Indonesia Bernalar” di Indonesia Youth Conference – IYC 2013

Opening session

Opening session

Audience

Audience

Bernalarlah Anak muda Indonesia

Bernalarlah Anak muda Indonesia

Bersama Guru Kembar dan Kang Ajat sbg Moderator

Bersama Guru Kembar dan Kang Ajat sbg Moderator

Terms of Reference
Seminar Pendidikan : “Indonesia Bernalar”

LATAR BELAKANG
Menurut Undang-Undang No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS), Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Menurut kamus Bahasa Indonesia, Pendidikan berasal dari kata didik, lalu kata ini mendapat awalan kata ‘me’ sehingga menjadi mendidik artinya memelihara dan member latihan. Pendidikan merupakan salah satu alat dalam kehidupan manusia yang diyakini sebagai penakluk dunia yang pendidikan dapat membuat manusia berharga dalam melakukan kegiatan yang berhubungan dengan dunia. Hakikat pendidikan adalah mencerdaskan bangsa. Pembukaan UUD 45 menyatakan, “Pendidikan bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa “. Sejauh ini pendidikan diyakini sebagai alat ampuh yang mampu memberikan identitas dan memberikan karakter bagi setiap individu dalam kehidupan bangsa.

Namun, ada yang berbeda dari realitas yang terjadi di tengah masyarakat Indonesia berkenaan dengan kurangnya akses pendidikan yang didapat oleh masyarakat terutama masyarakat kalangan ekonomi kebawa (baca;miskin). Konflik antara negara dan warga negara kian hari kian progres, kita bisa melihat bagaimana derasnya penolakan terhadap kebijakan dan keputusan negara yang menyangkut pendidikan. Penolakan tersebut adalah wajar karena keputusan tersebut tidak melihat kondisi dan realitas masyarakat. Misalnya; berkenaan dengan pelaksanaan Ujian Nasional yang masih membingungkan, hal ini karena tidak merata sarana dan pra sarana pendidikan di seluruh Indonesia yang kemudian negara (pemerintah) memaksakan untuk melaksanakan Ujian Nasional tanpa melihat kondisi sosial dan ekonomi masyarakat (baca;miskin). Dan realisasi anggaran 20% untuk pendidikan (Pasal 31 ayat 4 UUD RI 1945) sepertinya masih sebatas mimpi yang sepertinya sulit direalisasikan.

SUDUT PANDANG
Dengan keadaan pendidikan yang sekarang ini, ditambah dengan ketidakjelasan tentang kebijakan pemerintah dibidang pendidikan, kita sebagai penerus bangsa ini harus bisa membuat suatu terobosan, suatu gebrakan, atau suatu metode yang mampu memajukan pendidikan di Indonesia ini. Namun terobosan ini juga harus kembali melihat kepada kearifan local setiap daerah di Indonesia. Dimana setiap daerah memiliki kebutuhan yang berbeda akan pendidikan.

WAKTU DAN TEMPAT

● Hari
● Tanggal
● Pukul
● Tempat ●
:Sabtu
: 6 Juli 2013
: 10.45 – 12.45 WIB (120 menit) : Ruang Annex 5, Upper Room

PEMBICARA DAN MATERI
1. Dedi Dwitagama – “Indonesia Bernalar”

Foto-foto Training Saya bisa dinikmati disini.

#52 @2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s