BNN · BNP Sulawesi Tenggara · deitagama · IASTP · Kendari · Mia Hapsari · School Based Drug Prevention · trainer narkoba

Dari Kendari dibuang Sayang


Teman penerjemah yang support tim kami “Mia Hapsari” namanya, take foto dan sayang untuk di delete, trm kasih Mia

BNN · bnp · CURRICULUM VITAE · dwitagama · Education · IASTP · Metode · Narkoba · pendidikan · trainer narkoba

Participant School Based Drug Prevention Program

Berbagai alat, cara, strategi diujicoba untuk membekali paserta agar siap melakukan berbagai Program Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba berbasis Sekolah. Many tools, instrument and strategy durring School Based Drug Abuse Prevention Program, prepare participant doing Action Plan




Dokumentasi Peserta, Guru-guru, Polisi, tenaga kesahatan Mataram NTB

CURRICULUM VITAE · dwitagama · Education · foto · Leadership · pendidikan · SMA Negeri 4 Jakarta · Topik · trainer narkoba · up grade

HISTERIA calon pemimpin SMA Negeri 4 Jakarta




Suasananya heboh, ramai, bergairah, semangat, … berkeringat. Walau jumlah mereka 190 orang … suasananya kondusif, tnertib dan asyik, kami mendiskusikan Kepemimpinan sambil bermain “bola kolong”, opini grup, dan tepuk “queen”.

Terima kasih Ibu Diah yang kembali mengontak Saya untuk hadir di forum yang hebat … semoga makin banyak pemimpin negeri yang bagus dan hantarkan kita lebih sejahtera …

Inti dari pelatihan Saya untuk memberikan pemahaman dan pengalaman dari bermain bahwa
Kepemimpinan adalah Seni dan keterampilan seseorang untuk mempengaruhi dan mengerakkan orang lain agar dapat bekerja untuk mencapai suatu tujuan

Foto-foto: Omen

BNN · BNP Jawa Timur · dwitagama · foto · IASTP · Narkoba · trainer narkoba

School Based Drug Prevention IASTP – Surabaya


Menyenangkan sekali kembali dipercaya untuk membantu Tarainer IASTP bekerja sama dengan BNN dan BNP Jawa Timur, Awal Agustus 2008. Kegiatannya berupa training of trainer untuk kegitan pencegahan penyalahguaan dan peredaran gelap narkoba berbasis sekolah. Bertujuan memberi pengetahuan, strategi dan “alat” agar peserta mampu melakukan aktifitas pencegahan di lingkungan sekolah.

Peserta berjumlah 40 orang dari berbagai kabupaten di Jawa Timur dan dua orang dari Jakarta, terima kasih kepada BNN, IASTP, Austraining, BNP Jawa Timur … semoga bermanfaat.


Full Tim


Ibu Dona, Master Trainer


Pak Ian Smith


Dr. Diah, Sp.KJ dari RSKO Jakarta


Mba Early


Ibu Madeline dan Mba Mia


Ibu Riza, Psikolog dari RSKO Jakarta yang calon Doktor, saat ini sedang tuntaskan Disertasi


Giliran Saya

CURRICULUM VITAE · Education · Leadership · pendidikan · up grade

Bicarakan OBAMA di SMA Negeri 103 Jakarta


Sabtu malam tanggal 2 Agustus Kami berdiskusi dengan asyik mengenai fenomena pemunculan calon presiden AS Barack Obama. Calon presiden Barrack Obama dikenal karena ajakannya kepada semua orang untuk berubah. Lihat saja semboyannya “Ï’M ASKING YOU TO BELIEVE. Not just in my ability to bring about real change in Washington … I’m asking you to believe in yours.” dan “Change We Can Believe In”. Namun diskusi ini menjadi lebih bermakna dikarenakan lawan diskusi yang beda dari biasanya, mereka adalah calon-calon pemimpin bangsa yang sekarang sedang masuk jajaran pengurus OSIS di SMAN 103 Jakarta Timur dan sedang menjalani Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK).

Bersama Pak Agus Sampoerno, pengasuh blog ‘Guru Kreatif’ di sekolah yang sudah mendapat predikat ‘Anti Bullying’ ini saya mendapatkan kesempatan untuk berbagi , membuka wawasan, memberikan gambaran tantangan masa depan. Pada kesempatan pelatihan tersebut kami juga memberi motivasi kepada siswa-siswi yang hadir dalam pelatihan pengurus OSIS SMUN 103 Jakarta agar semakin mencintai organisasi dan mengambil manfaat dari kegiatan berorganisasi bagi pengembangan diri mereka di masa depan.

Seperti biasa hadir dengan ‘ramuan’pelatihan yang tidak biasa.Memulai pelatihan dengan mengajak peserta untuk bermain sambil melatih kerjasama. Setelah ice breaking usai saya tampil untuk berbagi mengenai hal-hal apa saja yang dibutuhkan untuk menjadikan organisasi siswa intra sekolah (OSIS) di SMAN 103 sebagai organisasai pembelajar. Organisasi pembelajar adalah sebuah sebutan baru bagi organisasi yang anggotanya didorong dan diberikan kesempatan untuk terus belajar dan memperluas kapasitas dirinya. Organisasi pembelajar dianggap berhasil bila siap menghadapi perubahan dengan mengelola perubahan itu sendiri.

Acara pelatihan yang berlangsung 2 jam menjadi terasa cepat dikarenakan peserta semuanya dituntut keaktifannya dalam mengemukakan pendapat dan tidak hanya mendengarkan ‘ceramah’ dari kami sebagai nara sumber. Dalam sebuah kesempatan peserta bahkan ditantang untuk ‘berbeda’ ketika diminta mengomentari pernyataan terbuka mengenai esensi kepemimpinan. Pernyataan seperti “Hanya orang yang berpengalaman yang bisa memimpin”, ditanggapai beragam oleh peserta yang hadir. Saya dan Pak Agus membagi respon mereka dalam 3 golongan, ‘setuju’, ‘sangat setuju’ dan ‘tidak setuju’. Semua peserta dibebaskan untuk bersikap dan mengemukakan pendapat. Saat mengemukakan pendapat inilah kami merasakan ‘aura’ mereka sebagai calon pemimpin masa depan sudah terbentuk.

Kesempatan untuk ‘tandem’ dengan Pak Agus adalah kesempatan yang langka bagi saya, karena dengan demikian terbuka banyak sekali kesempatan bagi saya untuk belajar dari beliau bagaimana mengoptimalkan sebuah pelatihan agar peserta aktif sambil tetap bisa mengambil manfaat dari topik yang dibawakan.

Akhirnya ucapan terima kasih kepada Pak Agus atas izin mengedit tulisannya dan diposting di blog ini, juga kepada seluruh civitas akademika SMAN 103 yang sudah menerima saya dan Pak Agus Sampurno dengan baik. Juga kepada Omen yang sibuk memastikan semua berjalan dengan baik.