Posted in Metode

Berinteraksi dengan PTIK



Menyajikan materi dihadapan polisi muda, calon Jenderal masa depan sangat menyenangkan … mereka sangat antusias dan konstruktif dalam merespon tugas yang diberikan.

Berawal dari workshop melakukan opening penyuluhan narkoba yang dirancang dapat menarik audience … muncul berbagai ide, dari mulai bernyanyi, hingga model polisi banget, ha ha ha

Workshop berikut merancang teknik penyuluhan yang tak hanya menggunakan metode ceramah … mantaaaap sekali lucu … rame dan nuansanya sangat laki-laki … ada sosio drama yang peragakan pemakai dan pengedar yang dihukum 15 tahun, Saat saya tanya; “bagaimana perasaan anda menghayati peran calon narapidana 15 tahun?”. Jawabnya; “pedih pak … 15 tahun tak jumpa wanita …” disambut gerrrr peserta lainnya …

Mereka adalah mahasiswa PTIK angkatan 48 yang akan Praktek di Medan dua hari setelah pelatihan yang saya sajikan, Sabtu 14 April 2007.

Terima kasih BNN dan PTIK yang telah memberi kepercayaan kepada saya, selamat berkarya calon pimpinan polisi masa depan

Posted in Info

Lembang – dingin tapi ramai

Rupanya presentasi Saya di Bandung bukan di SMK Negeri 12 Bandung, tetapi Pak Aman Suparman ternyata berkarya juga di SMK Pakuan Lembang, adakan acara untuk penduduk di Kecamatan Lembang.

Bertempat di Balai Pemulihan Sosial Pamardi Putra Lembang Bandung Saya menyajikan Materi tentang Kecanduan Narkoba dan bagaimana mencegah, termasuk mengatasinya, dengan audience pelajar, guru SLTP dan SLTA se Kecamatan Lembang Bandung.

Pesertanya lebih kurang 200 orang, tempatnya dingin … suasananya jadi dingin, pada awalnya … tapi saat tanya jawab banyak yang bertanya, siswa/i maupun Guru … wah ternyata ada yang menceritakan seorang kenalannya yang kecanduan berbagai zat narkoba dan kini sehari-hari sering berada disekitar kandang Sapi, kecanduan “Tai Sapi” … Saya bilang dia tak makan tai sapi, tapi jamur tai sapi … wah, sudah agak berat itu kasusnya …

Posted in Info

Bandung … Sabtu 14 April 2007


Pak Aman Suparman, sahabat yang sudah jadi seperti kakak Saya (kami sama-sama mukim di ITS Surabaya 2 tahun) kabarkan tentang kegiatan penyuluhan Narkoba di SMK Penerbangan (SMK Negeri 12)Bandung , disepakati Sabtu 14 April 2007 … rencananya siang hari … tapi hari ini Badan Narkotika Nasional (BNN) meminta Saya untuk memberikan materi Teknik Penyuluhan di Jakarta … akhirnya presentasi di Bandung mulai pk 7.30 … dan langsung kembali ke Jakarta … on lagi siang hari di PTIK Jakarta Selatan … bismillah …

Posted in Metode

SATGAS PELAJAR ANTI NARKOBA JAKARTA PUSAT

Kepala SMA Negeri 27 Jakarta sebgai tuan rumah yang ditunjuk Dirjen Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Depdiknas RI, mengundang Saya untuk menyajikan materi tentang Narkoba pada pembekalan Satgas Pelajar SMA, SMK dan MA tingkat Jakarta Pusat, pesertanya siswa/i dari sekolah-sekolah disekitar SMA Negeri 27 Jakarta.

Acaranya dilangsungkan secara lesehan di Mesjid Nurul Iman SMA Negeri 27 Jakarta … mungkin kaerna pesertanya adalah perwakilan beberapa sekolah … suasananya jadi asik banget … cerdas …

Setelah Saya memberi pengantar tentang tujuan presentasi Saya … Saya meminta peserta untuk ajukan pertanyaan … wah … ternyata pertanyaannya dalaaam sekali, ada Putri dari SMK Negeri 31 Jakarta yang bertanya tentang HIV, Bonita dari SMA Negeri 68 Jakarta, Anhar dan Ahmad Riyansah SMA Negeri 27 Jakarta Viny SMA Negeri 30 Jakarta, bertanya tentang efek Narkoba terhadap manusia, cara mengatasai kecanduan, menghadapi teman yang dan pake narkoba … Saya merespon dengan membuka file di komputer Saya … tayangkin file dan film … untuk menjawab pertanyaan

Sessi berikutnya peserta Saya bagi dalam beberapa kelompok untuk bicarakan strategi penyuluhan saat mereka melakukan kerja sebagai Satgasa Anti Narkoba … dari presentasi meeka ada beberapa cara yang menarik, yaitu:

Peserta diminta membuat lingkaran … beberapa peserta diminta untuk keluar ruangan … untuk yang didalam diarahkan bertepuk tangan ketika mendengar kata HEROIN, menepuk karpet Ketika mendengar kata EKSTASI dan menepuk punggung teman saat disebut kata MORFIN … setelah diuji coba beberapa kali dan dipandang berhasil … peserta yang diluar diminta masuk berbaur dengan yang lain dalam posisi yang berjauhan … salah seorang bertindak sebagai penyaji dan pada paparannya ada kata-kata heroin … ekstasi … morfin … dan peserta yang lain melakukan gerakan sesuai instruksi …. peserta yang tadi keluar ruangan kebingungan … bahkan ikut-ikutan tepuk tangan, karpen dan sentuh pundak teman ….

Diakhir presentasi dijelaskan maksud kegiatan itu …. bahwa JANGAN IKUT-IKUTAN LAKUKAN KEGIATAN YANG TAK DIMENGERTI, walau lebih banyak orang yang melkukan di kelompok kita … stay away from drug

Bahkan ada rumus bagus yang disajikan, yaitu: A x B x C x D= 1  Alat, Bekerja keras, Cita-cita didukung dengan Doa akan memudahkan kita mencapai satu tujuan … thx fiends … I like it … selamat bekerja para satgas

Posted in Metode

Dharma Pertiwi Bergairah … MERIAH

Pesertanya sekitar 60 orang, terdiri dari Ibu-ibu Dharma Pertiwi, bertempat di Wisma Handayani Jakarta Selatan, BNN mengundang Saya memberi materi “Teknik dan Simulasi penyuluhan” … dengan cara permainan, diskusi kelompok dan action.

Saya minta peserta barbaris sesuai dengan kriteria yang Saya beri … setelah itu mereka saling berkenalan dengan dua orang di kiri dan kanan mereka … setelah Saya membuka pelatihan dengan memaparkan target dan strategi yang akan dilakukan, Saya tugaskan mereka untuk mendiskusikan teknik membuka penyuluhan dan memaparkannya … wahhhhhh dasar ibu-ibu …. rame dan meriah sekali suasananya … idenya banyak, mulutnya rame … menggairahkan, sampai-sampai ada peserta yang sakit jadi sembuh dan bertahan hingga akhir. Karena ada selingan lagu Bang Toyib sambil joget bersama …

Berikutnya Saya tugaskan peserta untuk mendiskusikan teknik penyuluhan yang efektif dan tak efektif dengan cara mengambar bentuk hati di flowchart, dan menuliskan hal-hal efektif di dalam hati dan sebaliknya. Mereka serius main banyal-banyakan … menguber hadiah yang telah Saya siapkan … he he he … rame terusss …

Saya cuma punya sisa waktu 20 menit untuk memaparkan empat strategi dasar menjadi penyuluh … hingga waktu berakhir … ger-geran terus berulang, karena saat paparan Saya hubungkan dengan kejadian lucu yang baru saja terjadi saat mereka diskusi dan paparan … hingga waktu harus memisahkan kita … dalam kegembiraan dan gairah … kita berpisah dalam gerah ha ha ha… selamat kembali ke daera masig-masing, jangan menghitung hari yaaaa … karena kita sayang pada keluarga kita … terima kasih atas kegembiraan yang tercipta, semoga sukses