Metode

Ndeprok … serius



Pemuda Patriot Anti Narkoba, itu sebutan untuk lebih kurang delapan puluh pemuda dari seluruh Indonesia yang bergabung dalam AMPI … bekerja sama dengan BNN mereka dilatih untuk ikut serta menangani masalah penyalahgunaan Narkoba … selamat berjuang!

Metode

Tarik-tarikan malam hari



Bagaimana tidak … usia muda tapi kepedulian sosial mereka tinggi … profesi mereka adalah tenaga pendamping di panti sosial seluruh DKI Jakarta …. seru sekali mereka berlatih …. berteriak … tertawa … berkeringat …. walau hari makin malam …. keletihan beraktifitas sejak pagi tak nampak …. selamat berjuang anak muda! … Jakarta membutuhkanmu

Metode

Memberdayakan


Pelatihan yang memberdayakan … akan membuat peserta lebih percaya diri dan kebanggaan pernah mengikuti sessi yang membuatnya lebih berarti dalam hidup, Saya duduk mengawasi aksi mereka … lebih bertindak sebagai fasilitator …. masih perlukah hanya ceramah dan tanya jawab sepanjang sessi???

Metode

Open Air SMK 54 Jakarta



Di Bumi Perkemahan Cibubur, Latihan Dasar Kepemimpinan diadakan SMK Negeri 54 Jakarta, Saya menyajikan materi bagaimana seorang pemimpin menyelesaikan suatu masalah.

Awalnya peserta dikumpulkan di Aula, lalu saya paparkan rencana dan tujuan kegiatan selama dua jam ke depan, lalu stiap kelompok diberikan masalah untuk diselesaikan selama lebih kurang 15 menit, hasilnya diprsentasikan.
sesi ini dimaksudkan memberi pengalaman menerima instruksi, menyampaikan kepada anggota kelompok, mendorong anggota kelompok untuk menyelesaikan masalah.
Setiap anggota kelompok juga diberi kesempatan untuk melakukan kontribusi dan menyikapi masalah yang dihadapi kelompok dengan berperan sesuai dengan kemampuannya … karena mereka, murid SMK diarahkan untuk memasuki dunia kerja, yang nota bene akan selalu menghadapi masalah.

Diskusi kelompok dilakukan secara terpisah sesuai pilihan kelompoknya … di bagian akhir presentasi mereka menyajikan hasil penyelesaian masalah …. ramai, serius tapi santai, dan membuat adrenalin mereka meningkat karena harus tampil dihadapan teman-teman … bahkan ada yang gagap mengucap kata “imajinasi” dan harus diulang berkal-kali … tapi ada pula yang tak sabar untuk tampil, walau ada yang berusaha tak tampil karena dan menghindar ke toilet …. ah, itulah masa anak-anak, semoga kalian berhasil melampaui hari-hari berat ke depan, terima kasih guru-guru dan Kepala SMK Negeri 54 Jakarta yang berkenan mengundang Saya

Metode

Bermain Hati


Di SMA Negeri 10 Jakarta beberapa hari yang lalu dikumpulkan perwakilan pelajar SLTA se Jakarta Pusat untuk dilatih Life Skill, intinya mereka diharapkan memiliki kemandirian dan kemampuan menentukan pilihan dalam hidup, mengambil keputusan, memasuki dunia kerja, kuliah dan terampil dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Materi Saya bertujuan agar peserta memiliki kemampuan mengkomunikasikan gagasan dan membuat Curriculum Vitae/Riwayat Hidup … berbagai prestasi dan kursus atau pelatihan yang pernah diterima harus dicantumkan dalam riwayat hidup … saat review di akhir sessi, beberapa peserta menyatakan bahwa ternyata prestasi-prestasi sekecil apapun yang pernah dicapai mempunya arti membentuk kebanggaan dan rasa percaya diri …. benar, oleh sebab itu isilah waktumu dengan kegiatan yang bermuara pada pencapaian prestasi … sekecil apapun … kamu akan rasakan maknanya

Metode

Rame di Mesjid SMA 30 Jakarta


Peserta Pelatihan untuk Organisasi ROHIS SLTA se Jakarta Pusat datang sejak pagi, berbagai materi diberikan … Saya mendapat kesempatan sessi terakhir sebelum buka puasa bersama, topiknya ”Leadership dan Networking ROHIS”

Suasananya dinamis sekali, peserta aktif bertanya dan merespon tugas dari Saya … mereka tak malu walau dihadapannya ada Guru, Kepala Sekolahnya hingga Pejabat Pendidikan level Provinsi DKI Jakarta.

Pertanyaannya berkualitas … aksi mereka juga sering mengundang tawa dan kagum yang melihatnya … semoga kamu sukses dalam belajar dan di organisasi … aktifitasmu akan sangat bermanfaat untuk membentuk kematangan berfikir dan kedewasaan diri … Keep Fight ..!

Metode

Terkesan … dari Bandung

Sebelum Saya jelaskan apa maksud gempar, ini copy email dari salah seorang peserta, murid SMA 2 Bandung, Gita namanya;

Assalamu’alaikum wr. wb.,

Perkenalkan nama saya Gita, saya seorang siswi kelas 1 di SMAN 2 Bandung yang tadi pagi menghadiri acara penyuluhan tentang bahaya narkoba di aula…

Saya ingin mengucapkan terima kasih banyak pada Bapak, karena telah hadir dan berbagi bersama kami (meskipun saya sama sekali bukan panitia, hehehe…).

Selama ini sudah banyak sekali penyuluhan-penyuluhan tentang bahaya narkoba yang saya hadiri sejak SD. Dan semuanya sama–rata-rata membosankan dan saya jadi merasa, buat apa sih sering-sering diadain kalo cuma gini-ginian doang??? Tadi saat saya baru masuk aula, melihat spanduk, saya berpikir, “Yah ginian lagi… Bosen banget!” Tapi ternyata metode yang Bapak gunakan sangat berbeda. Metode Bapak asyik sekali, apalagi dari segi bahasa, bahasa yang Bapak pergunakan betul-betul… berbeda. Unik, diselingi bahasa-bahasa gaul yang sering digunakan remaja saat ini, juga diselingi bahasa Inggris, membuat kami merasa “smart” dan bersemangat deh.

Juga dengan adanya multimedia yang Bapak sajikan dengan sangat rapi. Saya suka sekali menonton ataupun membuat video. Baru kali ini saya menghadiri penyuluhan tentang bahaya narkoba yang ada video-nya. Biasanya sih, ada proyektor juga paling hanya memakai powerpoint aja. Pokoknya, you rock!! (Maaf kalau bicara saya lancang… tapi itu yang ada di hati saya, hehehe…)

Pak, sebenarnya saya adalah seorang gadis SMA yang betul-betul menentang rokok. Sebenarnya apa sih yang orang-orang rasakan dari merokok? Terus apa betul bahwa di sejumlah rokok-rokok yang dijual di warung-warung juga disisipi narkoba agar tingkat penjualan meninggi?

Sekian surat saya kali ini, saya harap Bapak cukup punya waktu untuk membalas surat saya ini. Terima kasih Bapak telah membaca surat ini, saya akan merasa sangat terhormat jika Bapak mau menjawab pertanyaan-pertanyaan saya.

Terima kasih sekali lagi,
Wassalamu’alaikum wr.wb….

Gita Diani Astari_X-i SMAN 2 Bandung


Gempar = Gerakan Pemuda Anti Narkoba menyelenggarakan acara Talk Show membahas masalah Narkoba dari berbagai aspek; ada Ibu dengan anaknya yang mantan pecandu tetapi kini sudah jadi Pengusaha Restoran Padang, ada Ustadz membahas Narkoba dari sudut Agama Islam, ada juga Pak Polisi, seorang Reserse yang membahas dari sisi hukum, Saya membahas tentang hasil penelitian ilmiah efek Narkoba terhadap otak dan tubuh manusia.

Pesertanya ramai … mungkin dalam rangka mengisi kegiatan Ramadhan … mereka serius menyimak materi Saya … ada penanya yang bagus pertanyaanya sehingga Saya rasa perlu diberikan reward … kalau tak salah namanya Agung …

Terima kasih Kang Achmad, Kang Indra, BNP Provinsi Jawa Barat dan teman-teman di SMA 2 Bandung … semoga bermanfaat

Metode

Wanita dan Pria Terpisah


Kesatuan Aksi Pelajar Muslim, KAPMI Jakarta Utara mengundang Saya untuk mengupas tuntas masalah Narkoba, Kamis 16 Oktober 2006 di Islamic Center Jakarta Utara, pesertanya cukup banyak, hampir 300 orang (terdiri dari pelajaar SLTP, SLTA dan alumni KAPMI), nama acaranya Seminar Pembinaan Akhlak Pelajar Jakarta Utara. Pembicara lain setelah Saya adalah Al Ustadz H. Lukmanul Hakim, dari bagian Dakwah Islamic Center Jakarta Utara (Terima kasih Pak Ustadz atas tausiahnya, saya sangat menikmati).

Ruangannya representatif, demikian juga dukungan sound system dan multi medianya … cuma sedikit hambatan buat saya …. formasi tempat duduknya seperti kelas, dengan kualitas kursi yang baik dan empuk akan membuat peserta mudah ngantuk, ditambah lagi AC yang lumayan terasa.

Karena itu saya lakukan ”Ice Breaking” dengan meminta peserta untuk berjalan dan berdiri di depan ruang seminar, menempati posisi sesuai dengan tema yang Saya beri, yaitu: target mereka setelah lulus SLTA – Kerja, Kuliah atau Kerja sambil Kuliah … hal ini membuat mereka bergerak dan hempaskan rasa ngantuknya, lalu Saya berdialog dengan beberapa peserta tentang pilihan dan argumentasi mereka. Setelah peserta tertawa, bergerak dan tampak lebih segar, mereka duduk menempati tempat sesuai dengan rencana masa depan … sehingga terjadi pertukaran tempat duduk dan berdampingan dengan teman baru … bukankah salah satu tujuan kegiatan adalah mengeratkan tali silaturahmi antar pelajar se Jakarta Utara, kenapa harus duduk dengan teman satu sekolah saja?

Disesi tanya jawab, Pak Kyai bertanya dalaaaam sekali … wah jadi konsultasi disaksikan banyak orang … ha ha ha, ga apa Pak Kyai, agar umat tidak terjerumus ke lembah hitam

Metode

Workshop pesertanya 250


Saya diundang BNN tgl 16 Nopember 2006 untuk memberikan materi di Workshop pelajar se Jabotabek … pesertanya 250 orang … fuiii … banyak … tapi mengasyikkan, karena interaktifnya makin heboh dengan bantuan pelawak PASKI (Persatuan Seniman Komedi Indonesia) … thx guys … semoga anda suksess sslalu dan ga pake Narkoba.

Awalnya Saya melakukan Ice Breaking dengan memnita perwakilan masing-masing sekolah maju untuk memperagakan penyuluhan, yang terbaik dinilai oleh teman-teman pelawak dan dikasih hadiah, selanjutnya masuk ke materi. Babak berikutnya sy tugaskan peserta untuk membuat daftar ciri-ciri penyuluhan yang bagus … lalu dilombakan siapa yang paling banyak … siswa-siswi maju yang merasa paling banyak … hampir 50 orang maju … dan ternyata tiga orang berhasil mendaftar lebih dari 20 ciri-ciri, terbanyak 26 … dia terima hadiah juga … wah asyik lho